Music Photographer POV - SLANK

Music Photographer POV – SLANK

Music Photographer POV – SLANK

Halo! Terima kasih sudah mengunjungi halaman ini karena akhirnya saya baru sempat lagi menjahit video-video ketika saya memotret konser.

Video music photographer pov kali ini adalah video ketika saya memotret konser di Jakarta Fair bulan Juni lalu, dimana Slank yang menjadi headliner malam itu. Tentang Slank, selalu senang ketika bisa memotret mereka. Atmosfer Slankers dari seluruh penjuru Indonesia yang datang ke tempat konser, dan penampilan Slank yang tidak pernah mengecewakan (walau minus Abdee Negara di atas panggung) selalu membakar semangat. Photo pit yang terlihat ramai oleh security juga selalu menghiasi konser Slank, tapi bukan berarti konser malam itu tidak aman. Sampai selesai saya menonton Slank, malam itu aman-aman saja juga.

slank jakarta fair 2017-61

slank jakarta fair 2017-80

Jika ada yang bertanya bagaimana saya mendapatkan akses untuk memotret di Jakarta Fair, jawabannya adalah saya menjadi kontributor untuk sebuah media, dan mengajukan peliputan disana. Fotografer mendapatkan waktu memotret hanya di 3 Lagu pertama. Namun pada konser ini, saya memotret enam lagu. Tiga lagu tambahan tersebut hanya karena faktor hoki saya yang mencoba masuk lagi ke dalam pit bersama seorang teman yang bekerja untuk Ji Expo. Haha. Satu tips penting ketika memotret Slank, jangan grabak grubuk di photo pit yang penuh dengan pengamanan. Apalagi kalau anda ikutan bernyanyi dan terbawa dengan suasana penonton hingga jingkrak-jingkrakan, sangat tidak disarankan. Karena bisa saja malah kita yang akan diusir karena terlihat terlalu mengganggu, dengan kata lain, jika ingin menikmati konser, silahkan bergabung dengan penonton lainnya.

slank jakarta fair 2017-41 copy

Pada konser ini saya hanya membawa satu bodi DSLR dengan tiga lensa, antara lain Nikon 14-24mm, Nikon 24-70mm, dan Nikon 70-200mm. Membawa satu bodi kamera karena saya ingin motret dengan santai dan mencoba lebih ‘mikir’ dari pada mementingkan kuantitas (iseng aja, karena pengalaman tiap bawa satu bodi hasilnya lebih bagus, hehe). Ya kekurangannya, fotonya jadi kurang banyak dan mungkin ada momen yang terlewat ketika kita mengganti lensa. Ya tinggal pintar-pintar kita saja kapan tahu waktu untuk ganti lensa.

Berikut Tips Memotret di 3 Lagu pertama atau dikenal dengan First Three Songs No Flash yang mungkin bisa saya share:

  1. Siapkan Kamera dan Lensa yang paling aman untuk memotret di waktu terbatas. Lensa zoom atau sapu jagad biasanya menjadi pilihan saya ketika memotret di 3 lagu pertama.
  2. Mengabadikan tiap personil lebih dulu atau full satu panggung. Tanpa terkecuali band pengiring atau additional player.
  3. Memotret dengan tenang, tiga lagu adalah waktu yang cukup panjang. Karena saya pernah merasakan memotret artis hanya diperbolehkan 1 lagu bahkan kurang dari se-lagu.
  4. Melihat momen di atas panggung dengan cermat. Lebih baik jika kalian tahu apa saja 3 lagu pertama yang akan dibawakan. Karena memotret musisi akan lebih baik jika kita tahu lagunya. Contoh, tentang si gitaris yang akan melakukan solo gitar. Untuk mencegah salah posisi saat memotret, kita harus tahu kapan part solo gitar tersebut akan dimainkan.
  5. Jangan terlalu lama ketika me-review hasil foto kita, karena mungkin ada momen bagus ketika anda sedang tidak melihat.
  6. Gunakan lah format RAW. Dengan ini maka akan meminimalisir foto yang ‘tidak jadi’, karena kita bisa mengubah exposure, highlights, temperatur dan lainnya dengan sangat leluasa pada saat editing.

*Maaf jika ada scratch pada video, karena gopro saya menjadi korban laser. Video kali ini juga tanpa Voice-over karena menurut saya ketika di tonton berulang-ulang, sudah cukup tanpa VO.

Selamat menyaksikan teman-teman, tanpa ada maksud menggurui, hanya sharing dan menuliskan apa yang saya ingin sampaikan. Semoga bermanfaat! Jika ada yang ingin ditanyakan atau menambahkan, bisa langsung komentar di bawah ini atau via Youtube.

Gears Used

Nikon D750

Nikon 24-70mm F 2.8

Nikon 14-24mm F 2.8

Nikon 70-200mm F 2.8 VR I

  • 0